Selasa, 27 April 2010

Perencanaan Sumber Daya Manusia (Human Resources Planning)

Pengertian Perencanaan Sumber Daya Manusia (Human Resources Planning)


Perencanaan Sumber Daya Manusia dijelaskan dalam beberapa pengertian:

“It is concerned with ensuring that the enterprise’s future needs for labor and skills are met”

[HRP] translates the organization’s objectives into terms of the workers needed to meet these objectives”

[HRP] systematically forecasts an organization’s future demand for, and supply of, employees”

[HRP] is a little like navigating a ship…[it] decides on a course and speeds toward destinations, with the constant need to take further readings and make necessary adjustments in order to reach that destination”

“A strategic, long-term approach; a comprehensive staffing plan, covering all Human resources activities from recruitment through training, development and career management, to the separation of employees by retirement and retrenchment; and a close relationship with organizational strategies and objectives”

Dengan demikian, perencanaan sumber daya manusia merupakan suatu pandangan secara menyeluruh tentang sistem kepegawaian organisasi, yang mengizinkan manajer masing-masing mengambil keputusan sehari-hari yang baik, sesuai dengan kebutuhan jangka panjang dari organisasi secara keseluruhan.


Pentingnya HRP

Perencanaan merupakan proses yang sangat penting dalam semua manajemen. HRP menyiapkan dasar pembangunan program manajemen sumber daya manusia (human resources management/HRM) yang efektif dan mengkoordinasikan keseluruhan fungsi HRM. HRP membantu menilai dan melengkapi rencana-rencana dan keputusan-keputusan manajemen dengan menilai pengaruh sumber daya manusianya.


Proses HRP

Peramalan permintaan tenaga kerja merupakan komponen utama dari HRP. Hal ini menyangkut perkiraaan jumlah dan tipe pegawai yang dibutuhkan dalam perusahaan. Peramalan ini tidak terlepas dari faktor internal maupun eksternal organisasi. Dan ada dua pendekatan yang digunakan untuk peramalan permintaan yaitu kuantitatif dan kualitatif.

Labor Supply Analysis

Jumlah dan tipe pegawai yang telah diramalkan kemudian dianalisis sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Analisis tersebut terdiri dari internal supply analysis dan external supply analysis. Internal supply analysis biasanya dimulai dengan informasi dari staffing establishment charts. HRP bekerja untuk menyeimbangkan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja. Analisis penawaran menentukan bagaimana pegawai dapat tertarik dengan kualifikasi dan kualitas personal yang dibutuhkan.


Internal dan Eksternal Organisasi

Eksternal environmental factors terdiri dari fisik, tekhnologi, sosial, demografi, budaya, politik, dan aspek-aspek ekonomi. Sedangkan Internal environmental factors terdiri dari sifat dasar, ukuran, budaya, sejarah, dan struktur dari organisasi.


Perumusan Rencana Sumber Daya

Bagian-bagian komponen dari rencana sumber daya manusia terdiri dari rencana terintegrasi untuk masa depan dan desain kerja ; perekrutan ; pelatihan ; pengembangan ; manajemen karir ; dan suksesi ; remunerasi ; pemisahan dan pengunduran diri ; sistem penghargaan ; dan manajemen performa. Pendekatan terintegrasi tidak hanya penting untuk praktek HRM yang baik, tetapi juga untuk memastikan bahwa tujuan, struktur, dan budaya organisasi efektif dan efisien.


Keuntungan dan Kekurangan HRP

HRP terkadang dihindari karena memakan waktu atau terlalu rumit, HRP yang efektif membutuhkan waktu dan biaya lebih, terlebih jika dibutuhkan spesialis. Namun dibalik kekurangan tersebut, terdapat kelebihan HRP. HRP membuat organisasi dalam hal ini SDM, membuat SDM digunakan dengan baik, tujuan organisasi dan pegawai lebih dekat lagi, dan kemajuan substansi dapat dicapai baik dalam produktivitas maupun keuntungannya. Secara keseluruhan, HRP berarti memastikan bahwa semua aktivitas HRM secara efektif terintegrasi dengan strategi bisnis, dan fungsi HR menerima pengakuan yang sesuai dengan kontibusi yang jelas untuk kesuksesan organisasi.


HRP yang Efektif

Efektif HRP tergantung pada :

- Manajemen atas mengerti dan berkomitmen pada proses HRP dan hasilnya

- Pengakuan yang setara dari pentingnya pegawai dan sumber daya organisasi yang lain

- Pemahaman jaringan yang krusial antara lingkungan internal dan eksternal dan strategi organisasi

- Hubungan yang efektif antara HRP dan HRM

- Persediaan dari staf yang sesuai, waktu dan sumber daya HRP

- Sistem informasi sumber daya manusia

Daftar Pustaka

Alan R. Nankervis, Robert L. Compton, Terence E Mc Carthy. 1996.Strategic Human Resource Management 2nd edition. Australia: Nelson Publishing.

Moekijat. 1988. Perencanaan Tenaga Kerja. Bandung: CV Pionir Jaya

Tulus, Agus. Manajemen Sumber Daya Manusia. 1993. Jakarta: PT Gramedia

2 komentar:

Syaifullah Arifin mengatakan...

Wah.. ketemu juga sama artikel yang bagus and lengkap hehe.. :)

Thank's yah udah share... Oh iya kalau masalah "Evaluasi Kinerja dan Kompensasi" ada gak..?

Tugas kuliah soalnya.. -__-''

Reyko mengatakan...

Halooo thor, makasii info artikenya lengkap banget><, lagi binggung buat tugas ini.eheheh. oyaa aku SHAWOL juga><, semangat buat konser januari.eheheh